kumpulan corat-coretku, sederhana namun mengasyikan apapun yang aku tulis.

Seluruh Nafas Ini

Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita

Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku

Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini

Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu..)
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi

Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini


lagi suka banget lagu itu >.<
hubungannya sama kamu apa? gak ada kok, cuma kalo denger lagu ini keinget kamu terus sayangkuuu, makasih yahh udahh nemenin aku susah seneng...
makasih udah sabarrrr banget ngadepin aku yang SUKA seenaknya sendiri
aku tau kamu pasti kesel ngadepin aku yang kaya anak kecil, aku sebenernya juga gamau kaya anak kecil >.<
tapi sisi kekanakannya yang maunnya nempel aku terus :'(
jadinnya aku suka nyakitin kamu sama ke egoisan aku ini.. :'(
aku baru nemu lho orang sesabar kamu :D
itu yang bikin aku mau mewek pas nulis ini, inget salahku ke kamu banyak banget tapi aku gak mau ngakuin *EvilLaugh
nah disini aku mau minta maaf sama kamu, sama semua omonganku ke kamu yang kadang suka seenaknya sendiri.. padahal aku kalo d gituin suka ngambek dahsyat >.<
sebenernya aku nyadar kok aku salah, tapi buat mengakui itu susahh.. wkwkw
maunnya kamu yang salah aku yang bener >.<
dengan sluruh nafas jiwa dan raga aku mau minta maaf sama kamu.. :D



Read More

Because I Could Never Hate Anyone who has Hated me

Munafik!!!! Pantaslah kata itu terlontar dari kedua sudut bibirku. Whats wrong with you? I don't care! Semuanya sampah! tak ada yang lebih baik dari barang kotor yang terdapat dijalanan. Mengapa hanya terlihat baik didepan lalu buruk dibelakang? Mengapa hanya kemunafikan yang ada pada diri kalian? Apa kalian sadar rasanya sakit bahwa mengetahui hal itu? Hanya membahagiakan aku untuk waktu yang semu lalu menusukku sampai berubu-ribu tahun lamanya, sampai kalian puas melihatku mati terbujur kaku diatas tawaan kesenangan kalian. Random! Kalian tidak punya otak untuk memikirkan perasaanku? atau memang otak kalian hanya untuk pemikiran kotor dan sampah kalian saja. Untuk membuat kalian sadar atas kesalahan kalian saja itu tidak mampu kulakukan apalagi sampai membuat kalian memeinta maaf. So, aku hanya berharap kalian sadar bahwa kalian salah. Aku hanya bisa memaafkan kalian dan kalian pun tenang saja, karena aku tak akan pernah bisa membenci orang yang telah membenciku.

dhn-30.04.12
Read More

Merindunya

Ternyata rasanya seperti ini. Merasakan rindu yang begitu mendalam sekaligus ditekan oleh keterbatasan. Rumit! Ingin rasanya terbang menjauhi semua ini. Menghempaskan seluruh penat yang menyiksa batin. Lelah diriku selalu mendengar perasaan rindumu yang kau benamkan didalam ragaku. Ingin ku menjumpai ragamu yang tertinggal disudut mataku. Tapi apa daya, aku ditekan melakukan sesuatu hal yang membuatku terbatas untuk bertemu sapa dan merajut kasih bersamamu. Sabar. Hanya itu yang selalu ku ucap. Menurutmu, dirimu disiksa oleh rindu yang menggelayuti dirimu. Aku juga merasakannya. Aku memiliki dua beban yang lebih berat daripada itu. Sabarlah dan tetaplah menanti.
Read More

God, what should I do?


Kau tanyakan kepadaku "bagaimana yang akan terjadi nanti?, apa yang akan kita lakukan?, apakah kita akan bersama?, atau terpisah diujung kejauhan ruang dan waktu? dan tidak pernah mencoba untuk memepertemukannya?" Berhentilah! Aku juga tidak mengerti. Aku juga bimbang, perasaanku kalut. Aku belum bisa meyakinimu sebagai peraduan rasa ini. Masih banyak keraguan yang melintas dibatas asaku. Untuk menghapus keraguan itu mudah tetapi banyak hal yang menundaku untuk menghapus keraguan itu. Belum lagi sikapmu yang membuatmu terlihat tidak baik untukku. Ya! kamu sendiri yang membuatnya menjadi seperti itu. Harusnya kamu sadar. Aku lelah memperdebatkan sikapmu itu yang tak pernah kau coba untuk merubahnya menjadi lebih baik dipandangan mataku. Tuhan, apa yang harus aku lakukan? 
Read More

you broke my heart, but I still love you with all the broken pieces :')


Embun-embun pagi mengihasi kaca tembus pandang yang dibalut dengan sayup-sayup pagi. Aku membuka mataku, mencoba mengingat bunga mimpiku. Tuhan, aku memimpikannya lagi, untuk kesekian kalinya. 7 hari ini dia selalu datang didalam mimpi indahku. Dia! Mengapa harus dia? Dia adalah orang yang dulu membuat aku kuat dan bertahan demi cintanya, tapi sekarang apa? Dia sendiri yang merusak semua imaji tentang kita berdua. Harapan akan keabadian cinta kasih kita. Tetapi dia malah pergi meninggalkanku. Awalnya aku masih bertahan untuk terus menantinya. Tetapi apa? Dia malah membangun kokohnya bangunan cinta dengan perempuan lain. Semua yang ada dibenakku hancur. Remuk sudah semuanya. Yang ada difikiranku hanya berusaha untuk melupakannya secepat mungkin. Tetapi selalu saja hatiku terlena kembali oleh pesonanya. Aku selalu merindukan kenangan-kenagan masalalu dengannya. Fikiranku buyar, lalu aku teringat kembali dengan mimpiku. Oh tidak! Mimpiku kala itu sangat begitu tragis, aku masih mengingatnya dengan jelas. Aku mengatakan kepadanya : "Udahlah kita gausah contactan aja. Lagian kamu juga udah punya pacar kan?" Seketika dia menjawab kata yang baru saja aku lontarkan itu : "Iya, kita gausah contactan lagi aja. Aku emang udah punya pacar. Soalnya kalau aku lihat mata kamu aku pasti sayang kamu lagi" Hatiku menagis merasakan semua itu. Rasa sendu bergelayut didalam hatiku. Semuanya terasa kalut. Aku ingin melupakannya tetapi di satu sisi, aku masih sangat menyayanginya. You broke my heart, but I still love you with all the broken pieces :')



Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata teman saya @nadialuckyta Saya persembahkan untuknya. Terus berjuang ya :) Kalau dia jodoh kamu pasti dia akan kembali lagi kepadamu tetapi jika tidak, mungkin dia bukanlah yang terbaik untukmu. Dia hanya mengisi hatimu untuk sementara dan akan datang pula lelaki sejatimu untuk selamanya. Thanks, keep spirit :))
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

© dara hermalita n♔, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena